Polres Metro Gelar Rakor Lintas Agama dan Instansi, Perkuat Toleransi Jelang Nyepi dan Idulfitri 1447 H

 


Metro — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama, Polres Metro menggelar Rapat Koordinasi menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, yang berlangsung di ruang vicon Polres Metro, Rabu (18/3/2026).

 

Rapat yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro, Hangga Utama Darmawan, dan dihadiri oleh berbagai unsur penting di Kota Metro, mulai dari jajaran kepolisian, TNI, Kejaksaan, Kementerian Agama, tokoh lintas agama, hingga perwakilan pemerintah daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Metro Kompol Agung Ferdika, Kabag Ops Kompol Adrianus Widanarto, Ketua FKUB Sujino, tokoh Hindu I Ketut Susena, tokoh Katolik Y. Bambang Irawan, Ketua MUI Zakaria Ahmad, serta sejumlah pejabat dan tokoh lainnya.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Metro menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan dua hari besar keagamaan ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, baik aparat maupun masyarakat.

 

“Kita semua ingin perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 H berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Partisipasi aktif masyarakat serta koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Hangga Utama Darmawan.

 

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan komunikasi, kewaspadaan terhadap potensi gangguan, serta pelaksanaan tugas secara profesional dan humanis.

 


“Saya mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak menganggap remeh setiap potensi gangguan. Utamakan keselamatan masyarakat dan personel, serta jaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama sebagai pondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Metro,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Metro, Sujino, menyampaikan bahwa perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri menjadi perhatian bersama, di mana sebagian umat telah menetapkan lebih awal dibanding keputusan pemerintah.

 

Ia juga mengimbau agar pelaksanaan takbir tidak berlangsung hingga larut malam guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terlebih berdekatan dengan pelaksanaan Hari Suci Nyepi.

 

Dari perspektif umat Hindu, I Ketut Susena menjelaskan bahwa perayaan Nyepi identik dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang mengharuskan umat menjalankan empat larangan utama selama 24 jam, yakni tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak menikmati hiburan.

 

Meski demikian, ia menyampaikan sikap toleransi umat Hindu di Kota Metro.

“Kami sebagai umat Hindu, khususnya yang berada di perantauan, sangat memahami adanya aktivitas masyarakat lain. Ini juga menjadi bagian dari ujian bagi kami untuk tetap menjalankan ibadah dengan penuh kesabaran,” ungkapnya.

 

Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai kesiapan lintas sektor, mulai dari stabilisasi harga bahan pokok, kesiapan layanan kesehatan, pengaturan lalu lintas saat malam takbir, hingga kesiapan infrastruktur dan layanan darurat seperti pemadam kebakaran.

 

Sebagai wujud komitmen bersama, seluruh peserta rapat turut menyepakati dan menandatangani pernyataan bersama umat beragama Kota Metro yang menegaskan pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta menciptakan suasana aman dan damai selama perayaan kedua hari besar tersebut.

 


Dalam analisis yang disampaikan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kenaikan harga bahan pokok, penimbunan barang, hingga potensi gangguan kamtibmas oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

 

Untuk itu, Polres Metro bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan monitoring situasi, meningkatkan koordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat, serta mengoptimalkan patroli dan pengamanan di titik-titik rawan.

 

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan sinergitas antarinstansi di Kota Metro semakin solid, sehingga perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 H dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh dengan nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi Ditubuh Polri, Beberapa Pejabat Utama Polda Lampung dan Kapolres Polda Lampung Alami Penyegaran

Tunjukan SIM Palsu Kepada Polisi, Seorang Supir Di Amankan Ke Polres Metro

Polres Metro Amankan Dua Pemuda Karena Kedapatan Memiliki Narkotika Jenis Tembakau Gorila