Polres Metro Pantau Stok BBM di SPBU, Pastikan Distribusi Subsidi Tepat Sasaran
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar
pukul 17.00 WIB tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengawasi
ketersediaan dan penyaluran BBM, khususnya jenis bersubsidi, agar dapat
dimanfaatkan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, petugas
melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi SPBU, ketersediaan stok BBM,
serta situasi antrean kendaraan. Kehadiran personel kepolisian juga bertujuan
untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti pembelian
secara berulang untuk diperjualbelikan kembali, penimbunan, hingga penggunaan
kendaraan atau sarana yang tidak sesuai dengan aturan.
Adapun dua SPBU yang menjadi sasaran
monitoring berada di wilayah Kecamatan Metro Barat, yakni SPBU DODO 24.341.02
di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Ganjar Agung, serta SPBU 24.341.09 di Jalan
Jenderal Sudirman, Kelurahan Ganjar Asri, Kota Metro.
Berdasarkan hasil pemantauan di SPBU
DODO 24.341.02, stok BBM yang tersedia meliputi Pertalite sebanyak 17.000
liter, Bio Solar 9.000 liter, Pertamax 9.000 liter, Pertamina Dex 1.900 liter,
serta Pertamax Turbo sebanyak 900 liter.
Sementara itu, di SPBU 24.341.09,
petugas mencatat ketersediaan Pertalite sebanyak 22.118 liter, Bio Solar 840
liter, Pertamax 10.832 liter, Pertamax Turbo 418 liter, serta Pertamina Dex
sebanyak 1.295 liter.
Hasil monitoring tersebut
menunjukkan bahwa stok BBM di kedua SPBU masih tersedia untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat. Pihak pengelola juga menerangkan bahwa BBM yang tersedia
akan langsung disalurkan melalui penjualan kepada konsumen.
Untuk pengiriman BBM, kuota yang
diterima SPBU, baik BBM bersubsidi maupun nonsubsidi, dijadwalkan setiap hari
dengan jumlah berkisar antara 8.000 hingga 16.000 liter. Jumlah pengiriman
tersebut menyesuaikan dengan kuota dan jadwal distribusi yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, penjualan BBM
bersubsidi dilakukan menggunakan sistem barcode dengan ketentuan pembelian dan
batas maksimal bagi kendaraan sesuai aturan yang berlaku. Sistem tersebut
menjadi salah satu mekanisme pengawasan untuk membantu memastikan penyaluran
BBM bersubsidi berjalan sesuai peruntukannya.
Pihak pengelola SPBU juga
menyampaikan bahwa antrean kendaraan yang relatif panjang terutama terjadi pada
pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar. Meski demikian, berdasarkan
hasil pemantauan petugas, antrean kendaraan di sepanjang akses jalan menuju
SPBU masih berlangsung tertib dan tidak ditemukan gangguan menonjol selama
kegiatan berlangsung.
Kapolres Metro AKBP Hangga Utama
Darmawan, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan
bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Menurutnya, pengawasan di lapangan
perlu dilakukan secara berkelanjutan agar distribusi BBM dapat berjalan dengan
baik, ketersediaan bagi masyarakat tetap terpantau, serta potensi pelanggaran
dapat dicegah sejak dini.
“Polri hadir untuk memastikan
situasi tetap aman dan kondusif, termasuk dalam pengawasan distribusi BBM
bersubsidi. Kami mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan
yang berlaku serta tidak melakukan penimbunan maupun pembelian berulang untuk
diperjualbelikan kembali,” demikian pesan Kapolres Metro dalam konteks
pengawasan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya
koordinasi antara kepolisian, pengelola SPBU, dan masyarakat dalam menjaga
kelancaran distribusi BBM. Dengan adanya kerja sama yang baik, potensi gangguan
keamanan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi diharapkan dapat diminimalkan.
Selain melakukan monitoring,
personel Polres Metro bersama Polsek Metro Barat juga melaksanakan pengamanan
di masing-masing SPBU. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban antrean
kendaraan, memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang mengisi bahan
bakar, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas.
Pengawasan tersebut sekaligus
menjadi bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan
kepada masyarakat. Petugas memastikan aktivitas di SPBU dapat berjalan dengan
tertib sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar tanpa terganggu
oleh tindakan yang berpotensi merugikan kepentingan umum.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro
mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga ketertiban
dan mendukung penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Masyarakat juga
diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat distribusi atau
menyebabkan kelangkaan BBM bagi pengguna lain yang berhak.
Polres Metro akan terus
mengoptimalkan kegiatan patroli, pengamanan, dan monitoring di wilayah hukumnya
sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan
rasa aman kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan
pengamanan dan monitoring di kedua SPBU wilayah Kecamatan Metro Barat tersebut
berlangsung aman dan kondusif. Stok BBM terpantau masih tersedia, sementara
antrean kendaraan di sekitar SPBU tetap tertib.
Dengan adanya pengawasan secara
langsung dari personel kepolisian, diharapkan penyaluran BBM di wilayah Kota
Metro dapat berlangsung lancar, penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dicegah,
dan kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar tetap terpenuhi sesuai ketentuan
yang berlaku.


Komentar
Posting Komentar